Namun.

Ribuan hari silih berganti

Ribuan mil tiada terganti

Ribuan musim bergiliran saling mengucap hai

Ribuan insan datang dan pergi

Namun

Pikiran ini tiada letih kembali ke hari pertama

Hati ini tiada letih memutar memori pertama

Sekeras apapun otak ini menahan segala penyusup

Semua semesta seperti sekongkol untuk mengalahkannya

Aku letih dan perih

Aku ingin menghilangkan rasa

Aku ingin memanggil segala benci dan turunannya untuk menemaniku

Namun

Yang datang hanyalah

Rasa kelu dari sang rindu yang telah terpenjara

Rasa perih dari sang cinta yang telah tercabik

Rasa gersang dari sang asa yang telah tercampak

Mau apa jika semua memaksa masuk dan yang ada hanya aku sendiri?